06/03/15

Google Glass


Google Glass. Hmm. Ada yang tahu, apa itu Google Glass?
Google Glass adalah kacamata yang sedang dikembangkan oleh Google. Google sebelumnya memilih Google Glass ini tidak berlensa, namun Google sendiri mengakui bahwa Google memerlukan lensa untuk kenyamanan para pemakai Google Glass sendiri. Google sedang mempertimbangkan kerjasamanya dengan Ray-Ban atau Warby Parker. Google Glass juga memiliki banyak keunggulan, diantaranya: 
  • Mengambil Gambar Dari Kacamata
Google Glass memiliki keunggulan untuk mengambil gambar dan video, jadi pemakai dapat membidik kegiatan apa yang sedang dilihat

  •  Sebagai GPS
Google Glass juga memiliki fungsi menjadi penunjuk arah yang akan membantu pemakai untuk menemukan lokasi yang akan dituju.

  • Translator
Google Glass sangat ahli dalam menerjemahkan bahasa dunia, Google Glass akan membantu pemakai untuk mengetahui berapa rupiah mata uang negara lain dan menerjemahkan apa yang dikatakan oleh penduduk lokal negara negara luar. Hal ini sangat membantu para wisatawan untuk berpergian keluar negara

  • Video Chat
Layar kecil yang terletak pada Google Glass berfungsi untuk menampilkan orang yang pemakai ajak untuk video chat. Orang yang dihubungi juga dapat melihat apa yang pemakai lihat didepan lensa Google Glass.

  • Dan masih banyak lagi

Canggih bukan? Kecanggihan Google Glass juga sepadan dengan harga yang lumayan tinggi!




02/03/15

Penyakit yang diderita oleh pengguna Teknologi

Teknologi memang sangat dibutuhkan dalam keseharian kita. Tetapi jaga kesehatan tubuh juga, jangan sampai menjadi pengguna teknologi yang akut. Yuk kita bahas langsung apa saja gadget gadget yang bisa memicu penyakit dan kita akan membahas juga apa saja penyakit yang diakibatkan oleh gadget.


1. Laptop

Riset yang dilakukan oleh National Institute of Occupational Safety and Healty Los Angeles menghasilkan sebuah fakta tentang penyakit yang diderita pengguna laptop. Penyakit ini bernama Computer Vision Syndrom.

Penyakit ini terjadi jika kita terlalu lama memfokuskan mata ke layar komputer. Gejala yang ditimbulkan, pandangan kabur, nyeri di kepala, sakit leher, mata terasa lelah, kering dan iritasi.
Selain itu, laptop yang diletakkan di paha dapat mengakibatkan kerusakan organ vital karena radiasi, contoh mandul dan kehilangan banyak sel sperma dan juga dapat memicu adanya kanker kulit

2. Komputer


Penyakit yang timbul, dapat berupa masalah jantung dan obesitas karena kurang gerak. Kejang otot juga pernah terjadi karena terlalu lama menggunakan mouse atau salah posisi mengetik.


3. iPod

Institut Teknologi Edinburgh menjelaskan penelitiannya yang mengatakan bahwa mendengarkan musik dengan iPod selama satu jam setengah dapat mengganggu pendengaran, bahkan pada kasus terparah adalah tuli.


4. Smartphone/Hand Gadget

Radiasi dari Hand Gadget dapat menimbulkan insomnia, stress, darah tinggi, tumor otak, hingga kanker. Disamping itu, sering chatting, borwsing, dan aktifitas lainnya secara bersamaan akan melemahkan kerja otak serta meningkatkan kecemasan.

Mengetik pesan terlalu sering pun mampu menimbulkan memar dan tremor pada jari hingga pergelangan tangan.


5. Game


Nyeri pungung dan bahu merupakan efek yang paling umum dirasakan, tapi akhirnya berakibat pada pertumbuhan tulang yang tidak sempurna, seperti bungkuk. Gamers akan terserang penyakit peradangan pada jaringan yang menghubungkan otot dan tulang


Paragraf selanjutnya akan membahas tentang penyakit yang diakibatkan oleh pengguna teknologi


1. Repetitive Strain Injuries


Gangguan ini banyak dialami para pengguna smartphone maupun tablet. Disebabkan karena gerakan menggeser-geser tampilan melalui touch screen yang dilakukan sangat sering. Gerakan yang berulang itu menyebabkan gangguan syaraf yang disebut Repetitive Strain Injuries  atau RSI, yang menekan saraf sehingga menyebabkan syaraf di daerah sekitarnya menjadi mati rasa.



Dalam kondisi yang agak parah, gangguan ini bisa seringkali membentuk kista di persendian. Jika terjadi seperti ini tidak ada cara lain untuk menyembuhkannya kecuali tindakan operasi, teman!

2. PlayStation Palmar Hidradenitis


Seorang bocah 12 tahun di Swiss mengalami ruam dan bengkak di telapak tangan akibat terlalu lama bermain PS setiap hari.



Nama penyakit ini memang diambil dari nama sebuah game yang sedang booming.

walau pada akhirnya produsen Playstation, Sonny, menolak tuduhan bahwa produknya memicu gangguan tersebut. Alasannya gangguan itu hanya dialami oleh satu orang saja tanpa ada contoh kasus yang lain. Ceritanya mungkin akan berbeda jika penggunaan PS ini di gunakan secukupnya saja. 

3. Telinga berdenging


Tinnitus atau telinga berdenging. Pengguna ponsel pada umumnya bisa mengalaminya jika terlalu sering menerima telepon apalagi dengan suara yang keras. Padahal dengan suara telepon yang tidak terlalu keras saja gangguan ini bisa saja terjadi.



Occupational and Environmental Medicine menunjukkan bahwa penggunaan ponsel secara berlebihan selama 4 tahun bisa meningkatkan risiko tinnitus hingga 2 kali lipat.


Nggak cuma penggunaan ponsel yang membuat telepon berdenging karena ternyata hal yang sama bisa di alami oleh para pengguna earphone dan headset

4. Kematian Mendadak


Kali ini yang menjadi biang nya adalah earphone, perangakat bantu untuk mendengarkan suara langsung ke sumber penerima suara yaitu telinga. Dalam banyak kasus, pengguna earphone juga banyak mengalami kecelakaan fatal karena asyiknya menikmati fasilitas music dari alat bantu ini.

saat berjalan atau berkendara di tempat umum, orang yang sedang memasang earphone ditelinganya tidak mendengar suara-suara sama sekali dari sekitarnya, termasuk klakson kendaraan bermotor.

di Sonny Sugema College pun diajarkan untuk berhati hati dalam menggunakan fasilitas teknologi di era ini, karena seringkali terjadi hal hal yang tidak diinginkan didalam kegiatan belajar mengajar di SSC yang diakibatkan oleh teknologi.

Halo teman teman! Udah pada tau belom? Akhir pekan lalu seorang wanita Rusia meninggal karena kesetrum charger Gadgetnya. Setelah diselidiki kepolisian Rusia, wanita ini (bernama Evgenia Sviridenko) meninggal karena handphonenya tercebur dalam bathub/bak mandi. Ternyata Evgenia tengah bermain socmed VKontakte, VKontakte sendiri adalah website dari Rusia yang hampir sama dengan Facebook. Saat melihat lihat profile dirinya di VKontakte, entah bagaimana handphone Evgenia tiba tiba tercebur dalam bak mandi dan menyetrum Evgenia hingga tewas.





Penyebabnya adalah charger hp tersebut konslet saat didalam bak mandi. kalo kata kaka kaka Sony Sugema College, meskipun charger handphone mengalirkan listrik hanya sebesar 5V, tetap saja listrik mengalirkan energi listrik yang dapat memberikan tegangan tajam dan besar untuk benda yang didekatnya.

Evgenia ditemukan sahabatnya (Dubinia) dalam keadaan pucat dan tubuhnya masih terguncang-guncang karena aliran listrik tersebut. Pertanyaan besar masyarakat Rusia pun bermunculan, seperti 'Mengapa charger tidak otomatis memutus arus listrik arus listrik saat mengalami konslet akibat kontak dengan air?' 'Apakah sang korban memakai charger asli dari Apple atau tidak?' namun semua pertanyaan itu belum bisa dijawab oleh kepolisian Rusia.